Untuk lebih mendalami Subject Manajemen Keuangan, mahasiswa diberikan materi tutorial dan praktikum Simulasi Bisnis untuk Manajemen Keuangan. Simulasi terebut berdasarkan prinsip mekanisme pasar yang diterapkan dalam penilaian kelayakan usaha, penghitungan akuntasi usaha, perilaku usaha dan perilaku konsumen. Sistem simulasi dibagi dalam unit-unit perekonomian yang mengandalkan mekanisme pasar yang ditentukan secara random oleh regulator ekonomi (dosen dan asisten) dengan sistem yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam mekanisme tersebut pelaku pasar (mahasiswa praktikan) harus membuat bisnis plan, merencanakan modal dan mengaktifkan semua pengetahuan tentang sistem pemasaran.
Simulasi dilakukan selama waktu tutorial dan praktikum yang dibagi dalam beberapa sesi pembukaan pasar. Pasar dibentuk berdasarkan pasar produsen dan pasar konsumen yang kesemuanya dilakukan menggunakan metode leleng.
Simulasi tersebut berdasarkan bagan flow chart sebagai berikut :

Posted in Kuliah.
Tagged with manajemen keuangan, mekasnisme pasar, simulasi bisnis.
By ros
– November 15, 2009
Kompas, Minggu 27 September 2009, mengulas fenomena arus urbanisasi yang menyeret keterpurukan ekonomi pedesaan kedalam ekonomi perkotaan. Kita sepakat dengan opini bahwa faktor gengsi dan kebutuhan merupakan faktor utama urbanisasi tenaga kerja sektor pertanian. Kita juga setuju jika faktor teknologi informasi yang berkembang (ex. televisi) mendorong gaya hidup dan cara pandang penduduk desa terhadap pekerjaan. Tetapi yang menjadi problem utama sebenarnya adalah keberpihakan kebijakan yang mendorong sektor pertanian untuk berkembang sangatlah kecil. Program pemberdayaan yang dikembangkan dewasa ini masih menyentuh pengengembangan pedesaan non usatahani yang sebenarnya dapat menyerap tenaga kerja. Pengembangan agroindustri untuk sektor pasca penen pun masih minin terhadap sentuhan program massal.
Oleh karena itu, harapan masyarakat pedesaan yang sebagaian besar perkembangan ekonominya mengandalkan usahatani dan agroindustri untuk mendapatkan dapat menarik sebagian tenaga kerja ke sektor pertanian menjadi harapan besar. Ketersediaan tenaga kerja (input) dengan harga yang terjangkau dan sesuai dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian
Posted in akademik.
Tagged with Agroindustri, pertanian, tenaga kerja, Usahatani.
By ros
– September 27, 2009
Guest House UB, 15 Agustus 2009. Penggabungan program studi di Fakultas Pertanian membawa dampak yang sangat “pelik” rumit dalam menyusun kurikulum. Beberapa PS dapat “diintegrasikan” dengan beberapa masalah yang tidak terlalu rumit, beberapa PS banyak menyisakan permasalahan yang harus segera diselesaikan. Dalam penyusunan kurikulum, PS Agribisnis telah beberapa kali mengadakan pembicaraan internal di Jurusan Sosial Ekonomi (sebelum digabung PS Agribisnis berasal dari PS Sosial Ekonomi Pertanian dan PS Komunikasi Pertanian). Perubahan muatan, konten dan bahan kajian terus menjadi pembicaraan dalam kajian-kajian internal. Rancangan kurikulum PS Agribisnis dapat dilihat pada tabel berikut:

Dokumentasi
.
Posted in aktivitas.
Tagged with agribisnis, agroekoteknologi, lokakarya kurikulum, pertanian.
By ros
– September 16, 2009
Recent Comments